Xiaomi Redmi Note generasi pertama bisa dibilang cukup sukses di Indonesia. Uniknya varian selanjutnya yaitu Xiaomi Redmi Note 2 malah tidak di bawa ke negara tercinta ini. Tapi tak lama berselang, Xiaomi kembali meluncurkan produk terbarunya yaitu Xiaomi Redmi Note 3. Memiliki bodi metal, fingerprint sensor, kamera 13 megapiksel dan baterai guedhe yaitu sebesar 4000mah. Sayangnya device tersebut hanya dijual untuk pasar China saja. Tapi seperti biasa, Apapun ada di Tokopedia (Bukan sponsor). Xiaomi Redmi Note 3 berkeliaran di pasar Indonesia dengan garansi distributor. Eh ngga lama, cuman sekitar sebulanan ada lagi yang muncul. Yaitu Xiaomi Redmi Note 3 versi Global.

Loh koq namanya sama? Iya sob, Xiaomi ngeluarin hape lagi dengan nama sama, tapi untuk pasar globalnya. Nah, yang unik dari si Xiaomi Redmi Note 3 versi Global ini adalah peningkatan di sektor spesifikasinya. Versi global ini menggunakan processor Snapdragon 650, dan kamera beresolusi 16 Megapiksel. Untuk yang sudah keburu beli versi Chinanya, saya turut berduka. Untuk membedakan dengan yang versi China, maka smartphone ini diberi embel2 nama “Pro”. karena itulah jadi Xiaomi Redmi Note 3 Pro.

Sampai saat ini (ketika artikel ini dibuat) belum launching sih di Indonesia. Tapi melihat gelagat Xiaomi Indonesia yang sudah keliling pulau Jawa dan ada explorer program (semacam mengumpulkan beberapa orang untuk ngetes produk tersebut duluan). Tampaknya kehadirannya hanya menunggu Purnama saja. Sebagus apa sih? tinggal klik aja sob videonya di atas. Tapi klo males nonton, saya ceritain kesimpulannya aja kali yah… Kesimpulannya, hape ini calon hape paling value deal. Kenapa masih pakai kata Calon? karena semua tergantung dengan harga resminya. Tapi klo harga distributornya bisa menyentuh harga 2,1jt… (ini link nya) Sepertinya harga resminya ngga akan jauh dari harga tersebut.

Update 27 May 2016 :

Smartphone ini akan memulai pre-order di Lazada tanggal 30 Mei 2016 harganya bisa cek di sini sob selamat rebutan

Indahnya Berbagi...
Sarjana teknik lingkungan yg jatuh cinta dengan dunia gadget. 10% penjaga rumah 20% kritikus makanan 70% geek