DETIK. Path sudah punya Country Manager Indonesia. Namun bakal di mana bos muda Path bernama William Tunggaldjaja itu berkantor, masih belum diketahui secara pasti.

Petinggi Path sebelumnya pernah berujar bakal membuka kantornya di Indonesia pada awal tahun 2015. Rencana ini pun diiringi dengan membuka sejumlah posisi untuk memperkuat tim Path Indonesia. Dan itu sudah dibuktikan dengan perekrutan William.

Ana Larue, Marketing Manager Path dalam sebuah kesempatan mengemukakan, kantor di Indonesia ini nantinya bakal diberdayakan untuk pembangunan kemitraan dengan sejumlah perusahaan, kampanye produk, dan pembuatan konten lokal.

Kantor Path di Jakarta ini juga akan menjadi kantor Path pertama di wilayah Asia Tenggara. Pun begitu, Product Manager Path Shehab Hamad memastikan jika kantor Path di Indonesia akan fokus mengembangkan pasar Indonesia.

Untuk kondisi kantornya sendiri, Shehab mengatakan akan membuka kantor secara kecil-kecilan terlebih dahulu. Di San Fransisco, Amerika Serikat, karyawan Path sendiri hanya berjumlah 50 orang.

“Pembukaan kantor di Jakarta ini akan dilaksanakan secara bertahap. Memang saat ini kami baru mencari Country Manager. Tapi, tidak menutup kemungkinan kami akan membuka posisi-posisi lain seiring perkembangan bisnis yang kami harap akan tumbuh pesat,” papar Shehab, kala itu.

Namun pertanyaannya, di mana kantor Path Indonesia? Sayang, William yang baru ditunjuk sebagai orang nomor satu Path di Indonesia belum mau mengungkapnya. Ia bahkan masih enggan berbicara banyak soal jabatan barunya itu.

 

“Nanti saja ya mas, kita langsung ngobrol face to face saja. Lebih enak jadinya minggu depan,” kilahnya saat dihubungi detikINET, Kamis (12/2/2015).

Namun melihat tim kerja Path yang masih kecil — bahkan di kantor pusatnya sekalipun — kemungkinan karyawan Path Indonesia pun tak sampai 10 orang. Artinya tempat kerja atau kantor yang bakal dipilihnya adalah semacam virtual office.

Model kantor inilah yang kerap dipilih vendor asing saat membuka jaringan di Indonesia. Mereka tak butuh kantor yang luas, yang penting ada alamat kantor yang jelas untuk urusan legalitas dan yang pastinya bertempat di Jakarta, Indonesia.

Ya, semoga saja karyawan Path Indonesia juga bukan William seorang. Sebab sesuai janji Path, yang ingin membangun kemitraan dengan sejumlah perusahaan, kampanye produk, dan pembuatan konten lokal saat masuk ke pasar Indonesia.

Indahnya Berbagi...
Anaknya pak bambang dan bu neneng. Gadget freak yang tidak sombong rajin menabung suka menolong dan hobi berkebun serta bercocok tanam. Pecinta badminton yang ga pernah kurus. Gitaris yang ga pernah bikin album. Biar kata gendut tapi lincah. Suwer!! :p